DETAIL BERITA

PELAKSANAAN MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-89 SMK NEGERI 3 MATARAM

PELAKSANAAN MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-89 SMK NEGERI 3 MATARAM


~Mataram – SMK Negeri 3 Mataram melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 89 tahun 2017 pada hari Sabtu (28/10). Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksaan upacara bendera yang diikuti oleh dua ribuan peserta termasuk siswa siswi, guru, serta pegawai SMK Negeri 3 Mataram. Dalam upacara tersebut, pembina upacara menyampaikan intruksi langsung dari Kementrian Pemuda dan Olahraga yang berjudul “PEMUDA INDONESIA BERANI BERSATU”.

Tepat setelah kegiatan upacara bendera dilaksanakan, seluruh siswa siswi SMK Negeri 3 Mataram menyaksikan penampilan dari tim Perkusi SMK Negeri 3 Mataram yang memainkan music dengan beberapa atraksi. Acara selanjutnya dalam rangkaian kegiatan memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-89 yaitu pelaksanaan lomba bagi seluruh siswa dan siswi SMK Negeri 3 Mataram dilakukan di Lapangan. Perlombaan tersebut diselenggarakan oleh pengurus  OSIS Smekti. Jenis perlombaan yang diselenggarakan yaitu estafet, artinya perlombaan dilaksanakan perkelompok dan bergiliran memainkan tantangan yang ada.

Tantangan pertama adalah satu orang anggota kelompok akan melompat, berjalan, atau berlari menggunakan karung melawan perwakilan dari anggota kelompok lain. Panjang lintasan tantangan pertama sekitar 10 meter. Setiap anggota perwakilan kelompok akan memulai tantangan setelah wasit meniup peluit yang menandakan permainan dimulai. Peserta tersebut membuka lipatan karung kemudian memasukkan tubuhnya ke karung dan mulai melompat, berlari, atau berjalan sampai garis batas yang telah ditentukan oleh panitia. Tidak jarang gelak tawa terjadi setelah peserta terjatuh sepanjang arena. Kemeriahan dan keriuhan terjadi setelah semua penonton menyoraki peserta yang terjatuh. Setelah melewati arena tantangan pertama, perserta menyentuh tangan teman sekelompoknya.

Tantangan selanjutnya, tiga anggota kelompok lainnya melakukan tantangan berjalan menggunakan bakiak. Tiga perwakilan kelompok akan berjalan beriringan sepanjang 10 meter dengan langkah yang sama, berlomba mengalahkan kelompok lain. Tantangan ini otomatis dimulai saat peserta sebelumnya telah menyentuh tangan peserta ini. Setelah tersentuh, para anggota perwakilan kelompok akan memasukkan kaki mereka ke lubang bakiak yang telah disiapkan dan mulai berjalan bersama. Pada tantangan ini juga banyak terjadi kelucuan, seperti perwakilan kelompok tidak bisa memulai langkah dikarenakan perbedaan kaki yang mulai melangkah, terjatuhnya ketiga peserta dikarenakan salah seorang anggota kelompok tidak mengangkat kaki yang semestinya, serta masih banyak lagi tingkah laku peserta yang membuat gelak tawa penonton.

Tantangan terakhir, yaitu dua anggota kelompok yang tersisa melakukan tantangan berjalan dengan menempelkan dan menjepit agar tidak jatuh di kepala. Tantangan ini otomatis dimulai setelah pemain bakiak menyentuh tangan pemain balon ini. Kemudian, tantangan dimulai dengan berjalan menyamping untuk menyampai garis finis. Keriuahan yang terjadi pada tantangan ini antara lain, peserta bersama pasangannya tidak berhasil menempelkan balon ke kepalanya yang mengakibatkan balon tersebut terjatuh serta peserta bersama pasangannya berlari atau berjalan terlalu kencang yang berakibat peserta melewati garis finis kemudian terjatuh.

Perlombaan tersebut diikuti oleh 41 kelompok yang terdiri dari perwakilan kelas dan perwakilan seluruh ekstrakullikuler yang ada di SMK Negeri 3 Mataram. Perlombaan tersebut dibagi menjadi 36 kelompok putra dan 5 kelompok putri. Kelompok putra dimenangkan oleh tim PMR Wira SMK Negeri 3 Mataram, sedangkan kelompok putri dimenangkan oleh tim PASKIBRA SMK Negeri 3 Mataram.

Lalu Colleo Wahyu Dwi Lavida selaku penanggung jawab pelaksanaan kegiatan tersebut sekaligus menjabat sebagai Ketua OSIS SMK Negeri 3 Mataram periode 2017/2018 berpendapat, “Menurut saya, kegiatan tersebut sangat penting dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 serta untuk membangkitkan semangat pemuda-pemudi dalam bekerja sama saat menyelesaikan suatu masalah,” imbuhnya saat ditemui di sekolah . (Pengurus Osis SMKN 3 Mataram 2017/2018).